FENOMENA SOLSTIS SEBABKAN MATAHARI BERHENTI DAN BERBALIK ARAH

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
JENIS KLARIFIKASI
FENOMENA - ALAM
LOKASI INFORMASI
NASIONAL - NASIONAL
JENIS INFORMASI
HOAKS - MISLEADING CONTENT
KANAL ADUAN
WHATSAPP
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Depi Agung Setiawan
DILIHAT
233 KALI

Rabu, 21 Desember 2022

FENOMENA SOLSTIS SEBABKAN MATAHARI BERHENTI DAN BERBALIK ARAH


Beredar sebuah narasi yang mengklaim, bahwa pada tanggal 21 Desember 2022, matahari akan berhenti terbit dan terbenam juga akan berbalik arah. Narasi tersebut dikaitkan dengan fenomena solstis yang meluas akhir-akhir ini, seperti yang diunggah oleh akun Youtube @Udo01.


CEK FAKTA

Melansir dari akun Instagram @lapan_ri milik Badan Riset dan Inovasi Nasional, secara umum, solstis berdampak pada gerak semu harian matahari ketika terbit, berkulminasi dan terbenam, intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan bumi, kemudian berdampak pada panjang siang dan panjang malam, serta berdampak ke pergantian musim.


Dampak solstis yang dirasakan oleh manusia tentu tidak seekstrem yang dinarasikan seperti pada imbauan yang disinformatif dan menyesatkan.

Sekalipun di hari terjadi solstis ini terjadi letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami maupun banjir rob, namun fenomena-fenomena tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan solstis dikarenakan solstis merupakan fenomena murni astronomis yang juga dapat memengaruhi iklim dan musim di bumi. Sedangkan fenomena-fenomena tersebut disebabkan oleh masing-masing dari aktivitas vulkanologis, seismik, oseanik dan hidrometeorologi.


KESIMPULAN

Narasi yang mengklaim pada tanggal 21 Desember 2022, matahari akan berhenti terbit dan terbenam juga akan berbalik arah yang disebabkan oleh fenomena solstis adalah menyesatkan (misleading content).


SUMBER KLARIFIKASI : https://bit.ly/3HPgoQB


#jabarsaberhoaks #ayocekfakta #solstis